(gambar hanya ilustrasi)
Tips Mendaki Ketika Menstruasi, Ada beberapa faktor mengapa seorang wanita
dilarang mendaki gunung saat menstruasi. Berikut diantaranya:
1. Kenali tanggal halangan (mens)-mu.
Harus itu. karena hanya kamu yang tahu kapan kamu akan mens dan kapan selesainya. Sehingga kamu dapat mempersiapkan pembalut yang akan kamu bawa. Juga kamu akan tahu kapan saat kamu merasa sakit.
2. Kenali kondisi tubuhmu Ini penting.
Kondisi fisik perempuan ketika berhalangan sering berubah-ubah, bisa jadi bulan kemarin fisiknya masih tetep fit, bisa jadi bulan ini ketahanan tubuh menurun. Sehingga sobat dapat memutuskan untuk ikut mendaki atau tidak. Karena yang tahu hanya kamu sendiri. Ingat, jangan pakai egomu, pentingkan kebersamaan kawan- kawanmu. Jangan sampai menjadi penghambat yang merepotkan.
3. Bicarakan dengan teman se-tim,
Nggak usah malu. Biar mereka juga bisa kontrol emosi kamu yang labil emosinya ketika lagi berhalangan. Jika ada salah satu teman se-tim yang tidak ikhlas akan hadirnya perempuan yang menstruasi itu sangatlah tidak nyaman. Hal ini juga nantinya akan berpengaruh pada emosi dan fisik si perempuan berhalangan tersebut.
4. Siapkan amunisi.
Apa amunisi ini? Jelas pembalut dan pendukungnya seperti kertas dan plastik hitam untuk membungkus. Jangan sampai kita kelimpungan cari tempat untuk membungkus ‘kotoran’ kita sendiri. Ingat jangan buang di gunung!
5. Bawa makanan yang membantu mood.
Banyak sekali makanan yang membantu membangkitkan mood. Ada coklat yang menurut berbagai sumber dapat mengembalikan mood. Kemudian minuman kunyit asam yang bisa membantu meredakan rasa nyeri pada perut.
Yang harus dihindari adalah makanan yang manis- manis seperti permen, terus minuman yang mengandung kafein dan makanan dengan MSG seperti taro atau ciki.
Terakhir, mari menjadi Pendaki Gunung yang beretika, selalu tanyakan aturan dan pantangan ke petugas sebelum melakukan pendakian.
Semoga bermanfaat.
Dikutip dari berbagai sumber.
Harus itu. karena hanya kamu yang tahu kapan kamu akan mens dan kapan selesainya. Sehingga kamu dapat mempersiapkan pembalut yang akan kamu bawa. Juga kamu akan tahu kapan saat kamu merasa sakit.
2. Kenali kondisi tubuhmu Ini penting.
Kondisi fisik perempuan ketika berhalangan sering berubah-ubah, bisa jadi bulan kemarin fisiknya masih tetep fit, bisa jadi bulan ini ketahanan tubuh menurun. Sehingga sobat dapat memutuskan untuk ikut mendaki atau tidak. Karena yang tahu hanya kamu sendiri. Ingat, jangan pakai egomu, pentingkan kebersamaan kawan- kawanmu. Jangan sampai menjadi penghambat yang merepotkan.
3. Bicarakan dengan teman se-tim,
Nggak usah malu. Biar mereka juga bisa kontrol emosi kamu yang labil emosinya ketika lagi berhalangan. Jika ada salah satu teman se-tim yang tidak ikhlas akan hadirnya perempuan yang menstruasi itu sangatlah tidak nyaman. Hal ini juga nantinya akan berpengaruh pada emosi dan fisik si perempuan berhalangan tersebut.
4. Siapkan amunisi.
Apa amunisi ini? Jelas pembalut dan pendukungnya seperti kertas dan plastik hitam untuk membungkus. Jangan sampai kita kelimpungan cari tempat untuk membungkus ‘kotoran’ kita sendiri. Ingat jangan buang di gunung!
5. Bawa makanan yang membantu mood.
Banyak sekali makanan yang membantu membangkitkan mood. Ada coklat yang menurut berbagai sumber dapat mengembalikan mood. Kemudian minuman kunyit asam yang bisa membantu meredakan rasa nyeri pada perut.
Yang harus dihindari adalah makanan yang manis- manis seperti permen, terus minuman yang mengandung kafein dan makanan dengan MSG seperti taro atau ciki.
Terakhir, mari menjadi Pendaki Gunung yang beretika, selalu tanyakan aturan dan pantangan ke petugas sebelum melakukan pendakian.
Semoga bermanfaat.
Dikutip dari berbagai sumber.
Sumber: @rahmanxpace







0 komentar:
Posting Komentar